Kisah Muallaf Kenya yang Masuk Islam Setelah Berzina Saat Natal
Selasa, 18 Maret 2014
Minggu, 16 Maret 2014
FIFA Uji Stadion Bekasi
FIFA akan menguji kelayakan stadion baru Kota Bekasi. (Indosport.com)
Indonesia akan memiliki stadion baru berstandar Internasional di Kota Bekasi,
Jawa Barat. Meski berstandar Internasional, kapasitas stadion hanya bisa
menampung 30 ribu penonton.
“Stadion ini dikatakan Internasional. Dari kapasitas jumlah penonton, masih dalam
level yang bawah atau standar.” Jelas Erwin Syafari kepada INDOSPORT di lokasi
renovasi stadion, di Kota Bekasi.
Proses pengerjaan renovasi stadion yang berlangsung sejak awal 2011, menelan anggaran
sebesar 465 miliar rupiah. Dana tersebut berasal dari APBD kota Bekasi dan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat
Stadion yang mulai dibangun pada awal 2011 ini menelan dana sebesar Rp465 miliar. Dana tersebut didapat dari anggaran pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintan Provinsi Jawa Barat.
Stadion yang berada di area Gedung Olahraga (GOR) kota Bekasi ini, memiliki luas 9.4 hektar. Saat ini bagian tribun barat dan timur stadion telah rampung, dan dapat menampung 19 ribu penonton.
“Saat ini yang sudah selesai tahap pembangunan yaitu, tribun barat dan timur yang mampu menampung 19 ribu penonton,” jelas Erwin.
“Untuk pembangunan tribun utara dan selatan, kami menunggu tender dan anggaran selanjutnya,” tambah ia.
Untuk lahan parkir serta bagian stadion lainnya, pihak kontraktor mengaku harus menunggu tender dari pemerintah kota Bekasi, termasuk untuk tahap pembangunan selanjutnya.
Memiliki Fasilitas Lengkap
Dari pantauan INDOSPORT, rumput lapangan telah tertanam, dan dalam perawatan. Terdapat pula lintasan atletik yang masih dalam tahap pengerjaan. Erwin mengatakan sistem drainase stadion baik.
“Untuk drainase di sini sangat baik. Kita sudah mengetes di lapangan rumput dengan genangan air, hanya dalam waktu 5-10 menit sudah kering kembali, karena penyerapan dan drainase baik.” Kata ia.
Untuk memunuhi standar sebagai stadion berkelas Internasional, Erwin mengatakan, federasi sepakbola dunia, FIFA, akan melakukan uji kelayakan jika pengerjaan stadion telah rampung.
“Nanti lapangan rumput ini juga akan diuji oleh FIFA untuk tes kelayakannya,” ia menambahkan.
Di bagian ujung utara dan selatan stadion, terdapat papan skor yang menggunakan sistem digital, serta adanya control room pada tribun barat untuk mengatur audio di stadion saat pertandingan.
Di area bawah stadion, terdapat beberapa ruang fungsional untuk pemain dan ofisial yang terbagi dalam dua area untuk dua klub atau lawan ketika melakukan pertandingan.
Ruang fungsional tersebut, di antaranya, ruang ganti pemain, ruang wasit, area pemanasan untuk pemain, ruang pijat dan terapi, serta ruang ofisial.
Untuk mengantisipasi kericuhan dan terjadinya bentrokan penonton, tiap-tiang tribun terdapat pagar pembatas yang kuat dan tinggi. Terdapat juga ruang pos polisi di pintu masuk stadion.
Pihak kontraktor telah menguji baja penyangga yang terdapat pada atap tribun barat dan timur, melalui uji coba kekuatan angin demi keselamatan dan keamanan penonton.
“Kami sudah ujicoba pada baja penyangga dengan kecepatan 100 knot, dan hasilnya sangat baik. Padahal biasanya di daerah Bekasi kecepatan angin hanya berkisar 12-18 knot,” jelas Erwin.
Pembangunan stadion dengan konstruksi dan fasilitas yang baik, menurut Erwin, akan menjadi percuma jika nantinya tidak ada pemeliharaan dari pemerintah setempat.
“Stadion ini konstruksi, desain dan fasilitasnya baik, yang susah itu merawat dan mengelolanya. Semoga saja nanti dapat dikelola dengan baik,” tutup Erwin.
Sepak Bola
Provinsi
DKI Jakarta berencana membuat stadion baru berarsitektur modern dengan
tetap menunjukan ciri khas budaya lokal. Stadion bernilai 1.05 triliun
tersebut rencananya akan menggunakan desain menyerupai bentuk sorban,
yang menjadi ciri khas masyarakat Betawi.
Stadion yang akan digunakan sebagai home base tim Persija Jakarta ini nantinya dapat menampung hingga 50 ribu penonton. Dengan arsitektur berstandar internasional, stadion rancangan Tiyok Prastyoadi –arsitek yang memenangkan sayembara desain pembangunan, stadion ini memiliki beberapa kelebihan.
Ini lah lima keunggulan stadion seharga 1 Triliun tersebut:
1. Diilhami Budaya Lokal
Lilitan sorban yang mengelilingi stadion adalah komitmen untuk mengangkat budaya lokal melalui desain stadion bertaraf internasional. Selain diinspirasi oleh sorban yang merupakan ciri khas masyarakat Betawi, logo olimpiade yang berbentuk ring juga turut menginspirasinya.
Ring dalam balok sorban yang nantinya akan meilit di atas stadion memiliki arti dinamis pada stadion yang dibangun di Taman BMW. Tak sebatas sorban, Gubernur DKI Jakarta juga meminta agar dipasang ornamen Betawi di beberapa tempat di stadion, seperti pintu masuk.
2. Hemat Energi, Save the Planet
Gubernur DKI Jakarta, Jokowi ingin setiap lahan yang tersisa dalam pembangunan stadion nanti dipergunakan sebagai lahan terbuka hijau. Selain itu, stadion ini nantinya juga dilengkapi filter pengelolaan air, lampu hemat energi dan juga pusat olahraga air yang berpusat di pinggir Danau Sunter.
“Arahan gubernur juga menginginkan agar di sekitar danau dihijaukan. Jadi nantinya pemakaian air didaur ulang, lampu-lampunya hemat, intinya air bersih, masalah energi, air, penghijauan itu sendiri, kebersihan pengunjung dan penggunaan energi sehemat mungkin,” tandas Tiyok.
3. Mengusung Konsep Go Green
Tak hanya lahan tersisa yang akan ditanami pepohonan. Stadion ini nantinya juga akan dilengkapi oleh taman yang dipenuhi banyak tumbuhan hijau. Dari total 66 hektar, rencananya 30 hektar diperuntukkan untuk pembangunan taman hijau. Sedangkan sisanya akan diisi oleh Taman Wisata Air.
Empat taman yang rencananya akan dibuat di Stadion baru itu adalah taman olahraga, taman wisata air, taman tropis dan juga taman edukasi. Seperti umumnya stadion di negara Eropa, lanjut Tiyok, yang sudah memiliki standar stadion FIFA, jika nantinya stadion tersebut tidak dipergunakan untuk ajang laga internasional ataupun lainnya, taman tersebut bisa digunakan warga untuk berwisata dan juga belajar.
4. Parkir Luas Bawah Tanah
Belajar dari pembangunan SUGBK yang menggunakan taman sebagai lahan parkir, stadion baru ini nantinya akan dilengkapi dengan parkir luas di di bawah tanah. Total parkir di basement nantinya akan menampung 5.000 mobil dan 1.000 sepeda motor.
Lahan terbuka juga bisa dimanfaatkan untuk juga bisa ajang nonton bareng guna mewadahi penonton yang tidak bisa masuk ke dalam stadion.
5. Dilengkapi Lapangan Latihan Standar FIFA
Stadion baru ini nantinya akan dilengkapi dengan dua lapangan latihan standar FIFA. Sesuai regulasi FIFA, satu stadion harus memiliki dua lapangan pemanasan. Stadion ini juga nantinya akan memiliki dua pintu masuk, yaitu pintu utama untuk tuan rumah, dan pintu untuk tim tandang guna mencegah bentrok yang kerap terjadi.
Selain itu, stadion ini juga akan diintegrasikan dengan sistem transportsi massal seperti kereta api dan bus, serta akses masuk ke jalan tol.
Stadion Utama Gelora Bung Karno
Stadion Utama Gelora Bung arno adalah sebuah stadion serbaguna di Jakarta, Indonesia yang merupakan bagian dari kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno. Stadion ini umumnya digunakan sebagai arena pertandingan sepak bola tingkat internasional. Stadion ini dinamai untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang juga merupakan tokoh yang mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini. Dalam rangka de-Soekarnoisasi, pada masa Orde Baru, nama stadion ini diubah menjadi Stadion Utama Senayan. Setelah bergulirnya gelombang reformasi pada 1998, nama Stadion ini dikembalikan kepada namanya semula melalui Surat Keputusan Presiden No. 7/2001.[1]
Dengan kapasitas awal sekitar 100.000 orang, stadion yang mulai dibangun pada pertengahan tahun 1958 dan penyelesaian fase pertamanya pada kuartal ketiga 1962 ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Menjelang Piala Asia 2007, dilakukan renovasi pada stadion yang mengurangi kapasitas stadion menjadi 88.083 penonton.
Gedung olahraga ini dibangun mulai sejak pada tanggal 24 Agustus 1962 sebagai kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka Asian Games 1962 mulai buka diresmikan sejak pada tanggal 24 Agustus 1962 yang diadakan di Jakarta.
Pembangunannya didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 Desember 1958. Dan tentunya dengan dana yang cukup besar tersebut itu menjadikan galanggang olahraga ini sebagai stadion sepakbola terbesar di Indonesia.Hingga saat ini, Gelora Bung Karno merupakan satu-satunya stadion yang benar-benar berstandar internasional di Indonesia
5 Hacker Cilik Dengan Kemampuan Besar
Dunia hacker tak hanya melibatkan orang dewasa. Beberapa tahun belakangan ini banyak hacker cilik yang muncul ke permukaan, baik yang masuk dalam kelompok White-hat Hackers dan Black-hat Hackers. Bisa dibilang, anak kecil dan remaja dapat mempelajari banyak hal dengan lebih cepat ketimbang orang dewasa.
Baru-baru ini kejahatan cyber bahkan sudah melibatkan anak-anak dan remaja. Sebut saja remaja 17 tahun yang dilaporkan telah meretas 70 juta kartu kredit, yang diketahui menetap di wilayah perkotaan St. Petersburg, Rusia.
Dalam aksinya itu ia menanamkan malware jenis Trojan pada sistem pembayaran kartu kredit. Dengan demkian, ia dapat dengan mudah mengumpulkan data-data pemilik maupun transaksi kartu kredit yang dilakukan di sejumlah pusat perbelanjaan.
Namun di artikel serial kali ini kami menyajikan 5 hacker cilik dari berbagai negara, yang masuk dalam kelompok White-hat Hackers. Mereka adalah Lim Ding Wen, Zora Ball, Steven Gonzales Jr, Santiago Gonzales, dan Zach Marks.
Ciptakan Aplikasi Inovatif
Hacker cilik pertama yang cukup menyita perhatian publik adalah bocah berusia 11 tahun dengan nama Lim Ding Wen. Pada tahun 2009, programer asal Malaysia ini menciptakan sebuah aplikasi virtual painting bernama Doodle Kids.
Mulanya ia menciptakan aplikasi ini untuk menghibur adiknya, namun tak disangka aplikasi itu melenggang di toko aplikasi Apple App Store. Wen yang mengaku belajar bahasa pemrograman sejak usia 7 tahun, memahami betul bahasa kode seperti BASIC, GSoft BASIC, Complete Pascal, Orca/Pascal dan Objective-C. Wen kini diketahui menetap di Singapura dan masih aktif mengembangkan aplikasi.
Kemudian ada bocah cantik bernama Zora Ball, yang pada tahun 2012 didapuk sebagai pencipta aplikasi termuda. Kala itu programer cilik asal Philadelphia, Amerika Serikat tersebut masih berusia 7. Ia berhasil menciptakan game edukatif bernama Ball di ajang FATE Bootsrap Expo.
Mengutip laman Huffington Post, Selasa (18/2/2014), sebenarnya ajang yang diselenggarakan oleh University of Pennsylvania itu hanya boleh diikuti oleh peserta berumur minimal 12 tahun. Namun berkat kecerdasannya, Zora diijinkan untuk turut serta.
Hacker Melawan Kanker
Yang paling memilukan adalah kisah hacker cilik bernama Steven Gonzales Jr. Memasuki usianya yang ke-12 pada tahun 2005, ia didiagnosa mengidap kanker darah Myelogenous Leukemia akut. Dokter yang menangani penyakitnya mengatakan bahwa kesempatan hidup Gonzales tidak kurang dari 2%.
Namun karena semangatnya yang besar, Gonzales berhasil melewati 100 hari masa kritisnya. Di sela-sela kesehariannya menjalani kemoterapi dan transplantasi darah, ia menciptakan aplikasi game yang diberi nama Play Against Cancer. Demikian seperti dikutip dari NBC Latino.
Game itu menceritakan seorang tokoh superhero yang berperang melawan sel kanker - diilustrasikan sebagai monster berwarna hijau. Kini memasuki usianya yang ke-19, ia beberapa kali menjadi pembicara pada sebuah konferensi `Technology, Entertainment, and Design (TED)` tentang kekuatan penyembuhan dari video game.
Tak hanya itu, programer asal Texas, Amerikas Serikat ini juga berhasil menciptakan sebuah jejaring sosial untuk pasien penderita kanker bernama The survivor Games yang dibuat khusus untuk anak-anak berusai 6 hingga 12 tahun ke atas.
Buat Belasan Aplikasi
Kemudian terdapat hacker cilik bernama Santiago Gonzales, yang pada usianya yang ke-14 tahun berhasil menciptakan sekitar 15 aplikasi berbasis iOS, baik itu berupa game maupun edukasi. Salah satu aplikasi besutannya yang paling populer adalah Super Slide Puzzle, yang memungkinkan pengguna untuk menyusun sejumlah foto dari smartphone dan membentuk sebuah puzzle.
Juga ada aplikasi edukasi Space Solar System yang dapat menampilkan gambar visual dari planet-planet di luar angkasa, lengkap dengan berbagai informasi. Dan yang terakhir adalah hacker cilik bernama Zach Marks. Kiprahnya berawal ketika ia dilarang oleh orangtuanya untuk membuat akun Facebook.
Pasalnya saat itu Zach masih berusia 11 tahun, sedangkan Facebook membuat peraturan pembuat akun minimal berusia 13 tahun. Ia pun akhirnya terinspirasi untuk membuat sebuah jejaring sosial untuk anak-anak. Pada Desember 2012, USA Today melaporkan bahwa media sosial besutannya, Grom Social, berhasil memperoleh sekitar 2000 pengunjung dan 6000 halaman yang diakses setiap harinya.
BERITA
Waspada! Berita Hoax Penemuan Pesawat Malaysia MH370
Liputan6.com, London - Tak kunjung ditemukannya pesawat
MH370 milik Malaysia Airlines sejak Sabtu 8 Maret ternyata dimanfaatkan
sekelompok orang tak bertanggung jawab. Mereka membuat berita bahwa
pesawat itu telah ditemukan di dekat Segitiga Bermuda.
Tentu saja berita itu palsu alias hoax. Seperi dikutip Liputan6.com dari The Independent dan Al Arabiya, Senin (17/3/2014).
Karena dari hasil pencarian beberapa negara yang membantu pemerintah
Malaysia, belum juga ditemukan keberadaan pesawat Boeing 777-200 ER itu.
Meski muncul dugaan terkini bahwa pesawat tersebut dibajak.
Dalam artikel hoax yang diposting ke Facebook dan situs media sosial baru-baru ini, bertuliskan Headline "Malaysia Plane (MH-370) Has Been Found Near Bermuda Triangle. BBC News: Recent Video Released!".
Tentu saja judul utama itu dimaksaudakan agar menarik perhatian para pembaca. Karena isu itu sedang 'memanas'.
Yang
sebenarnya sengaja dimanfaatkan oleh kepentingan tertentu, untuk
mendapatkan 'klik' dari para pembaca. Padahal sebenarnya hanyalah sebuah
halaman berisi iklan, yang jika di klik akan menghasilkan pundi-pundi
uang untuk si pemilik laman.
"Link biasanya mengarah ke situs
berita atau video palsu, dan mendorong pengunjung untuk berbagi link ke
saluran media sosial untuk mengisi survei atau melakukan klik pada
iklan," jelas analis Christopher Boyd dalam blog miliknya, Malwarebytes.
Dalam beberapa kasus, berita hoax
dengan isu yang sedang hits tersebut akan menuju link ke sebuah survei
selain mendorong pengguna untuk mengklik iklan. "Yang dapat membawa
keuntungan untuk scammer atau para penipu,"
"Sayangnya, kami harus memperingatkan Anda bahwa para scammer mencari untung dari musibah hilangnya pesawat penerbangan MH370 melalui saluran media sosial," sambung tulisan Christopher.
"Tak
perlu diungkapkan lagi, bahwa mereka tidak akan menampilkan video
kecelakaan di akhir, karena tidak ada video dan hanya tipuan," urainya
menambahkan.
Posting berita palsu lain terkait isu hilangnya pesawat MH370 yang beredar, antara lain dengan judul "Shocking Video: Malaysian Airlines missing flight MH370 found at sea” dan "Malaysian Airplane MH370 Already Found. Shocking Video Release Today by CNN”. Demikian seperti data judul yang ditulis Christopher dalam blognya.
Dilansir dari The Independent, berita hoax serupa sempat muncul setelah gempa bumi Jepang dan tsunami 2011. Lalu gempa Filipina tahun 2013.
Pesawat MH370 yang membawa 239 orang itu hilang pada Sabtu 8 Maret 2014. Satu jam setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing. Hingga 16 Maret 2014, belum juga ditemukan keberadannya.
Segitiga Bermuda atau Bermuda Triangle seringkali disebut dengan
Segitiga Setan. Sebuah area segitiga raksasa di lautan Samudera Atlantik
yang menghubungkan Bermuda, Florida, dan Puerto Rico.
Sejumlah kapal dan pesawat dilaporkan hilang tanpa jejak selama berabad-abad di kawasan tersebut.
Beragam dugaan pun muncul, mulai dari medan magnet, pusaran air, lorong waktu, gravitasi, hingga isu mistis dikaitkan dengan penyebab hilangnya kapal-kapal yang melintasi kawasan tersebut.
Sejumlah orang juga mengklaim, musibah itu adalah akibat dari gas metan dalam jumlah luar biasa yang dilepaskan dari dasar laut. Lainnya menawarkan teori aneh, tanpa dasar, bahwa penyebabnya mungkin alien dari luar angkasa yang bersembunyi di balik ombak. Bahkan ada yang menyebut, jiwa-jiwa dari peradaban Atlantis yang hilang ditelan ombak, ikut andil dalam musibah itu.
BERITA
Asap Riau Bukan Bencana Alam
15 Mar 2014
Rasanya belum genap setahun pemerintah mencabut status “bencana” akibat asap dari pembakaran hutan di Riau pada Agustus 2013. Kini, status bencana akibat asap yang pernah diberlakukan pada Januari tahun lalu itu kembali diberikan. Terhitung sejak 21 Februari lalu, sebanyak empat kabupaten dan kota di Riau menyatakan status Darurat Bencana Asap. Hingga 12 hari sejak 13 Maret 2014, pemerintah provinsi Riau memperpanjang status masa tanggap darurat bagi bencana kabut asap ini.
“Ini bukan bencana alam, tapi bencana yang dibuat manusia karena perusakan lingkungan. Grafik kebakaran dari tahun 1997 sampai saat ini seiring dengan tingkat deforestasi yang terjadi di Riau,” tegas Riko Kurniawan, Eksekutif Daerah organisasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) di Riau, kepada femina, Jumat (14/3).
Provinsi Riau adalah salah satu yang memiliki tingkat deforestasi yang tertinggi di Indonesia. Setidaknya dalam setahun sebanyak 160.000 hektare hutan hilang dibabat. Menurut Riko, dari total luas hutan Riau yang mencapai 8,6 juta hektare, sebanyak 4,2 juta hektar beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit dan akasia.
Sebagai daerah dengan perkebunan sawit terluas di Indonesia, Riau merupakan provinsi penghasil Crude palm oil (CPO) terbesar. Sayang, banyak dari pengelolaan lahan perkebunan sawit ini yang melanggar ketentuan hukum. Pada tahun 2013 WALHI melaporkan 117 perusahaan perkebunan di Riau yang diduga melakukan praktik pembakaran lahan yang mengakibatkan kabut asap.
“Proses hukumnya terlalu lama dan bertele-tele. Dari 8 yang menjadi tersangka, baru 1 saja yang menjalani proses peradilan, dan hingga kini kasusnya masih menggantung,” keluh Riko. Tahun ini ada 80 perusahaan yang saat ini lahannya terbakar, di antaranya adalah perusahaan-perusahaan yang menjadi tersangka di 2013. Ini menandakan bahwa hukuman yang ada tidak menimbulkan efek jera. “Agar jera, seharusnya izin dari perusahaan-perusahaan perkebunan itu dicabut saja,” tegas Riko lagi.
Sebenarnya, undang-undang dan regulasi yang ada sudah baik. Tinggal pelaksanaan, pengawasan, dan efek jera hukuman yang kurang. Pemerintah harus memastikan bahwa perusahaan-perusahaan bertanggung jawab dalam menjaga wilayah konsesi (lahan yang dibuka) mereka sesuai dengan ketentuan. Misalnya, dengan melakukan patrol rutin untuk mengecek potensi kebakaran melalui laporan kemunculan titik api yang diberikan oleh BMKG kepada masing-masing perusahaan.
“Kalau pemerintah menjalankan tugas perencanaan, pengawasan, evaluasi, dan yudikatifnya dengan baik, maka mustahil ada titik api. Kalaupun ada bisa dipastikan kecil, dan bencana ini tidak akan terjadi,” ungkap Riko.
Langganan:
Postingan (Atom)
